Panduan awal beralih ke Linux



 Billion must pake linux.

Pada artikel ini, terdapat 3 plus 1 bab, yaitu persiapan, buat bootable, dan diakhiri dengan dual boot dengan Linux.

Bab tambahan-nya adalah solusi jika kalian tidak dapat kembali ke windows.

Pastikan korang sudah membaca semuanya sebelum lanjut mengikuti tutorial kali ini.

Daftar Bab

Persiapan di Windows


1. Tekan Windows + R secara bersamaan,
buka disk management dengan mengetik diskmgmt.msc, kemudian Enter.



2. Klik kanan pada partisi yang ingin dipecah, disini ane akan memilih partisi C.

Jika ada data penting di dalamnya, lebih baik backup ke disk lain atau lanjutkan dengan segala resiko.

Meski jarang terjadi, mengshrink partisi terkadang dapat menyebabkan beberapa file tidak terindex, file corupt atau bahkan merusak header partisi.


3. Masukkan size untuk partisi baru, beberapa distro linux seperti linux mint hanya memerlukan disk sebesar 20 GB untuk berjalan, namun lebih baik jika ada 64 GB lebih.

Kalkulator MB ke GB:



4.  Jika sudah dan tampak seperti ini maka ente siap untuk lanjut ke bab berikutnya,
biarkan lalu lanjut buat bootable distro linux.



Buat bootable Distro


1. Silahkan pilih distro mana yang ingin di download isonya, sebenarnya ada banyak tapi ane hanya akan memberikan 3 pilihan saja, karena ramah untuk pemula.


2. Silahkan download Rufus disini.



3. Periksa apakah device ente berjalan pada BIOS atau UEFI, tekan Windows + R,
ketik msinfo32 kemudian Enter.


4. Lihat kolom BIOS Mode.


5. Masukkan flashdisk yang ingin dijadikan bootable, disarankan 8 GB dan pastikan tidak ada data penting di dalamnya, kemudian buka Rufus, pilih SELECT.


6. Pilih iso yang sudah didownload tadi.


7. Jika UEFI pilih GPT, tapi jika BIOS pilih MBR, jika sudah klik START.

8. Akan tampil pesan seperti ini di bawah, jika flashdisk-nya sudah benar, klik OK.



9. Tunggu hingga proses selesai.

10.  Jika sudah, mari lanjut ke bab berikutnya.

Setup dasar Linux


1. Masuk ke config BIOS, cara-nya berbeda-beda tergantung laptop atau motherboard yang dipakai, biasanya tekan cepat ESC, F10 F12, atau F2 sesaat setelah logo manufaktur muncul.

Jadi silahkan dicari tutorialnya.

Disini cara untuk Lenovo Ideapad Z400 adalah, tekan F2, pergi ke tab Boot dengan menekan kursor kanan lalu naik kan bootable flashdisk kalian dengan menekan F6.


Jika sudah pergi ke tab Exit, save kemudian Enter.

2. Jika kalian memilih linux Mint, maka akan tampil GRUB seperti ini, silahkan pilih Start Linux Mint, jika gagal coba yang compatibility mode.



3. Jika sudah berhasil masuk ke desktop, klik Install Linux mint, kemudian cukup klik Continue.



4. Sampai disini, sebenarnya kalian bisa memilih opsi 1 saja, tapi lebih baik pilih Something Else.


5. Siapkan semua partisinya, silahkan pilih free space yang sudah kita buat tadi kemudia klik +.

6. Buat partisi dasar

IngatJika device kalian berjalan pada UEFI, maka kalian harus menyiapkan partisi EFI terlebih dahulu, biasanya 100 MB-1 GB saja sudah cukup, jika tidak ada maka kalian tidak akan bisa boot ke OS manapun.

Windows biasanya sudah menyiapkannya dari awal dan jika ada,
jangan membuat yang baru, tapi jika tidak maka kalian seharusnya ada di legacy BIOS.

Pada device UEFI, sekilas setup dasar-nya bakal seperti ini, tetap scroll untuk mempelajari cara membuat-nya:


Lebih baik install Windows terlebih dahulu agar dibuatin partisi EFI dan GRUB tidak ditimpa bootloader Windows,
tapi jika kalian ingin Linux only, siapkan partisi EFI seperti ini, minimal sizenya 100 MB



Kini buat partisi root, mount pointnya adalah / , file system-nya adalah Ext4, pastikan size-nya sudah memenuhi requirement distro yang kalian pilih.


Berikut ini merupakan daftar partisi opsional, tidak diperlukan tapi lebih bagus kalau ada.

Nama Mount Point File System Fungsi
Swap swap area Seperti pagefile, berfungsi sebagai RAM cadangan dengan memakai sebagian ruang dari disk, jika tidak dibuat, biasanya linux secara otomatis membuat swapfile di /
Home /home ext4 Berfungsi sebagai tempat menyimpan data pribadi, seperti drive D

7. Jika semua sudah beres, klik Install Now kemudian isi form yang diperlukan,
harap ingat passwordnya kemudian klik Continue.


10. Jika sudah, klik Restart Now, kemudian tunggu perintah dari distro,
jika sudah muncul, segera copot flashdisk kemudian Enter.

11. Seharusnya muncul GRUB seperti ini,
jika iya maka kalian bisa kembali ke Windows kapan saja dengan Cursor atas atau bawah kemudian Enter,
tapi jika tidak, mari lanjut ke bab berikutnya.


Boot Repair


1. Kembali ke bootable linux kalian, kali ini kalian harus konek ke internet.

2. Klik tombol Windows pada keyboard kemudian cari Boot Repair.

Jika kalian user ubuntu, install terlebih dahulu dengan mengikuti panduan ini.


3. Pilih Recommeded repair.


4. Jika sudah coba restart lagi.

Kesimpulan


Begitulah kira-kira journey awal kalian di Linux bermula, 

Teruntuk user linux mint dan distro ubuntu based,


Jika perlu pemecahan masalah lebih lanjut,
lihat artikel ini atau hubungi pengurus.

Sekian :u
Link copied to clipboard.